Beasiswa Untuk Mahasiswa S1

 

Cara mendapatkan Beasiswa Untuk Mahasiswa S1 adalah salah satu hal penting yang perlu diketahui oleh calon mahasiswa, terutama mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.

 

Dengan mengetahui cara mendapatkan beasiswa kuliah S1, seseorang berpeluang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dengan minim atau bahkan tanpa biaya sama sekali.

 

Setidaknya ada lima cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan beasiswa kuliah.

 

Cara Mendapatkan Beasiswa Kuliah

 

1. Cari Info Beasiswa

 

Keputusan yang kamu buat untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi dengan bantuan beasiswa, tentu dibuat dengan didasari motivasi dan keinginan yang kuat, kan? Nah, setelah motivasi dan niat itu terbentuk dalam dirimu, kamu harus mulai bergerak dengan mencari tahu, info beasiswa penuh mana saja yang disediakan oleh berbagai institusi untuk tingkat pendidikan sarjana serta syarat-syaratnya.

 

Kamu bisa mencarinya dengan cara umum seperti mengandalkan mesin pencari Google, atau mengunjungi website universitas tempat kamu akan melanjutkan pendidikan. Biasanya, website-website universitas selalu memiliki halaman yang mencantumkan daftar beasiswa apa saja yang tersedia di universitas tersebut. Beasiswa itu dapat diberikan langsung oleh pihak universitas, institusi pemerintahan, atau dapat pula diberikan oleh sebuah perusahaan.

 

2. Siapkan Diri Agar Memenuhi Semua Persyaratan

 

Bila sudah menemukan banyak referensi beasiswa sarjana, pilihlah program beasiswa yang paling cocok untukmu. Kamu pun perlu memperhatikan dengan baik, apa saja persyaratan yang dimiliki oleh program beasiswa tersebut. Pastikan bahwa kamu memang memenuhi persyaratan yang dicantumkan. Sebab perlu diperhatikan bahwa beberapa program beasiswa yang tersedia, hanya diperuntukkan bagi program-program studi tertentu.

 

Jadi setelah kamu memutuskan akan melanjutkan kuliah di bidang tertentu dan ingin ikut serta dalam program beasiswa, pilih beasiswa yang mengizinkan calon mahasiswa program studi yang kamu pilih untuk mendaftar. Sebab beberapa institusi hanya menyediakan beasiswa untuk program studi tertentu, seperti Teknik, Ekonomi, Psikologi, dll. Apabila kamu berencana untuk mengambil program studi yang bukan program-program studi tersebut, tentu kamu tidak bisa mendaftar. Jadi kamu harus memilih program beasiswa yang mengikutsertakan jurusan impianmu di dalamnya.

 

Setelah menemukan program beasiswa yang cocok dan kualifikasi dalam dirimu memenuhi seluruh persyaratan yang dicantumkan, segera siapkan dokumen-dokumen penting yang diperlukan untuk persyaratan administrasi. Fotokopi seluruh dokumen penting yang diminta, dan jangan lupa untuk melegalisir fotokopi dokumen apabila diminta. Siapkan juga pas fotomu yang paling baru, karena biasanya pas foto merupakan salah satu syarat administrasi beasiswa.

Baca Juga : Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia

 

Satu lagi, mendaftarlah sedini mungkin! Karena semakin cepat kamu mendaftarkan diri, akan semakin cepat pula pihak pemberi beasiswa mengenalimu dan berkas-berkasmu.

 

3. Siapkan Diri untuk Mengikuti Tes Tertulis

 

Jika kamu dinyatakan lolos tes administrasi oleh pihak pemberi beasiswa, saatnya untuk mempersiapkan diri menghadapi tes tertulis. Tes tertulis ini bisa berupa Tes Potensi Akademik (TPA) dan Psikotes.

 

Layaknya pelaksanaan Tes Potensi Akademik pada umumnya, waktu yang diberikan untuk mengerjakan soal-soal TPA biasanya sangat sempit. Maka dari itu, kita dituntut untuk dapat menyelesaikan soal-soal dengan benar dan cepat. Soal-soal yang menjadi bagian dari TPA bisa berupa aritmatika, matematika dasar, pengetahuan umum, verbal, logika, bahasa, dll.

 

Selain Tes Potensi Akademik, dapat pula pihak pemberi beasiswa memberikan Psikotes. Jenis Psikotes sesungguhnya beragam, ada Wartegg, Draw A Man, Draw A Tree, dll. Wartegg Test adalah salah satu tes psikologi, di mana peserta akan diminta untuk melengkapi gambar yang terdapat dalam delapan buah kotak. Draw A Man adalah tes psikologi yang meminta peserta untuk menggambar sosok seorang manusia. Sedangkan Draw A Tree adalah tes psikologi yang mengharuskan peserta untuk menggambar sebuah pohon. Lewat ketiga contoh tes di atas, pihak pemberi beasiswa secara tidak langsung dapat mengetahui kondisi psikologis dan karakter dari para peserta seleksi beasiswa.

 

4. Siapkan Diri untuk Mengikuti Wawancara

 

Tahapan tes seleksi Beasiswa Untuk Mahasiswa S1 cukup beragam. Ada yang setelah lolos tes tertulis langsung berlanjut ke tahap wawancara, ada pula yang belanjut ke tahap group discussion terlebih dahulu. Tahapan seleksi bergantung pada kebijakan masing-masing pemberi beasiswa.

 

Apabila setelah lolos seleksi tertulis kamu diharuskan untuk mengikuti seleksi dalam bentuk group discussion, siapkan dirimu untuk melakukan diskusi dengan teman-teman sesama peserta dalam suatu kelompok yang ditentukan. Tentunya diskusi ini bukanlah sebuah forum tukar pendapat semata, tetapi merupakan salah satu tahapan seleksi beasiswa. Dalam tahapan seleksi ini, kamu akan dinilai, apakah kamu dapat menghargai pendapat orang lain atau tidak. Selain itu, kecapakanmu dalam berbicara pun akan dinilai. Disarankan agar kamu tidak terlalu banyak diam, maupun terlalu banyak berbicara. Terlalu banyak banyak diam membuatmu dapat dinilai kurang cakap, dan terlalu banyak bicara dapat membuatmu dinilai sebagai seseorang yang terlalu dominan.

 

Kemudian apabila setelah lolos seleksi tes tertulis atau tes group discussion kamu berlanjut ke tahap wawancara, siapkan dirimu untuk sesi seleksi yang sangat krusial ini. Biasanya, pertanyaan yang diberikan adalah pertanyaan yang bersifat umum mengenai cita-citamu, alasanmu memilih program studi impianmu sekarang, mengapa ikut serta dalam program beasiswa ini, dll. Buatlah dirimu setenang mungkin agar percakapan dua arahmu berjalan dengan lancar.

 

5. Berdoa!

 

Sekeras dan segigih apapun usahamu, yang menentukan apakah kamu layak untuk mendapatkan beasiswa yang kamu idam-idamkan atau tidak, tetaplah Tuhan Yang Maha Kuasa.

 

Setelah berminggu-minggu atau berbulan-bulan kamu memberikan usahamu yang paling maksimal untuk meraih impianmu sebagai seorang penerima beasiswa, saatnya kamu berserah pada kekuatan besar-Nya lewat doa-doa yang kamu panjatkan di tiap ibadah. Mintalah kepada-Nya keputusan yang terbaik dari yang terbaik untuk masa depanmu di perguruan tinggi. Sebab segala yang Ia putuskan untukmu adalah sesuatu yang selalu mengantarkanmu ke gerbang masa depan yang jauh lebih indah daripada yang kamu rencanakan.

 

Jangan pernah lupa untuk meminta doa dan restu dari kedua orang tua dan keluarga yang paling kamu kasihi. Sebab doa-doa orang yang mencintaimu akan memberikanmu keyakinan dan kekuatan dalam setiap jejak langkah yang kamu ambil saat menapaki jalan menuju masa depan.

 

Itulah kelima cara mendapatkan beasiswa kuliah program pendidikan sarjana. Segala hal yang kamu rencanakan untuk masa depanmu, termasuk impianmu untuk mendapatkan beasiswa, harus selalu diawali dengan niat dan motivasi yang sangat kuat.

 

Setelahnya, berikan usaha yang paling baik, yang paling bisa kamu berikan. Terakhir, berserahlah kepada-Nya, dan biarkan Ia memberikan hadiah yang paling manis untuk usahamu yang tak pernah putus sebelumnya. Selamat meraih beasiswa!
 

 
 
 

FOLLOW US

  • Facebook Basic
  • Twitter Basic

MORE FROM

RAW

Copyright © 2019 Beasiswa S1. Seo by Republik Seo. All Right Reserved.

This site was designed with the
.com
website builder. Create your website today.
Start Now